Keinginan Berjilbab Yang Tertunda

IMG_2998

Berjilbab Yang Tertunda
Assalamualaikum WR.WB. Pak Ustadz, jauh di lubuk hati saya, saya berniat suatu hari nanti InsyaAllah saya akan memakai jilbab. Mohon pencerahan pak, apa yang harus saya lakukan agar niat saya ini dari hari ke hari kian mantap. ?
Satu pertanyaan lagi Pak Ustadz, bagaimana kalau ada kasus seperti teman saya yang selalu berjilbab kalau pergi ke luar rumah, terutama ke acara formal, tapi kalau hanya di pagar rumah menemui abang-abang tukang sayur misalnya, dia tidak mengenakan jilbab. Seorang rekan kerja saya yang nampak alim mengatakan : ‘Percuma saja dia berjilbab kalau masih sepotong-potong’. Maaf Pak Ustadz, pertanyaan saya begitu panjang lebar, namun saya harap Pak Ustadz tidak bosan untuk menjawabnya.
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Mrs.XYZ-Jakarta
Agar keinginan anda ini tidak hanya sekadar impian semusim, maka perlu dipahami dulu duduk hukum yang mendasari masalah ini. Masalah jilbab bukan sekedar mode yang sedang ‘trendy’, bukan pula hanya sekedar tradisi orang padanag pasir, tapi memang perintah Alloh sebagaimana dalam firmanNya
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri orang-orang mukmin : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Kita yakin bahwa tidak semata-mata Alloh menentukan suatu peraturan kalau tidak ada hikmah manfaat dibalik semuanya baik dunia maupun akhirat. Maka kalau sudah kita niati Lillahi Ta’ala, insya-Alloh tekad kita tidak akan lapuk karena hujan, tidak akan lekang karena panas dan di saat kita mengerjakannya pun disertai rasa ridho terhdapa hukum Alloh dan RasulNya.
Sebagaimana kewajiban sholat lima waktu yang berlaku bagi orang Islam yang sudah baligh maka kewajiban berjilbab pun berlaku bagi muslimah yang sudah baligh. Namun sejak anak berumur tujuh tahun kita harus menyuruh mereka untuk mengerjakannya. Bagi mereka bukan sebagai kewajiban, tapi sebagai pendidikan.
Dalam Al-Quran Surah Al-Baqoroh ayat 208, difirmankan
“Hai orang-orang beriman, masuklah ke dalam Islam secara paripurna (menyeluruh), dan janganlah kamu truti lagkah-kangkah syaiton. Sesungguhnya syaiton itu musuh yang nyata bagimu.”
Jadi mestinya sih, seorang muslimah itu berjilbab, baik ketika di jalan maupun di rumah bila berhadapan dengan orang yang bukan mahromnya. Tapi ‘kan kadar keimanan orang itu berbeda-beda. Ada yang imannya nyaris sempurna, ada yang imannya masih jauh dari sempurna (termasuk saya di dalamnya). Ada muslimah yang sudah mampu berjilbab di setiap keadaan, ada juga yang masih sepotong-potong.
Kepada saudari kita yang sepotong-potong, kita doakan agar Alloh segera memberinya kekuatan dan kemampuan agar dia bisa paripurna, menyeluruh. Jangan hanya hanya dicerca dan dimaki, nanti dia malah ngambek dan mutung. Lebih baik berilah dia pengertian bahwa yang menyuruh kita berjilbab itu bukan Pak Kyai dan Pak Ustadz, tapi Alloh yang memberi kita nya
wa, Alloh yang membuat jantung kita berdetak, Alloh yang memberi kita kesehatan, Alloh yang memberi kita rizki, berarti nyawa dan rizki kita ada di tanganNya. Dan jika Alloh menghendaki, kesehatan dan rizqi kita pun bisa diambilnya, harta nyawa kita pun bisa diambilnya.
Wallohul musta’an, walaa haula wala quwwat illa billaah
Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.*[Aceng, S.E]

The “Next Day” beginning, (Artikel Komputer)

Masa Komputer

Di abad ke 19, mesin mengubah dunia. Tiba-tiba, orang-orang dapat bepegerian lebih mudah, dan menghubungi satu sama lain lebih cepat. Pekerjaan berubah dan juga banyak orang mendapatkan pekerjaan di usaha pabrik-pabrik. Masa masa terebut adalah masa Industri, masanya mesin dan pabrik.

Pada seperdua terakhir abad ke 20, masa komputer mulai timbul. Pada awalnya, komputer sangat sulit digunakan, dan hanya beberapa orang yang dapat mengerti. Tapi segera setelah semua itu, komputer mulai muncul di kantor-kantor dan rumah orang-orang. Sekarang, mereka ada dimana-mana. Beberapa orang berkata bahwa mereka tak pernah menggunakan komputer, tapi mereka mungkin menggunakan komputer setiap hari, hanya saja mereka tidak menyadarinya. Ini karena komputer hadir di berbagai benda di dunia, di mobil, di televisi, radio, mesin cuci dan lain-lain.

Ketika komputer pertama kali dibangun di tahun 1940-an, dan 1950-an, komputer memiliki ukuran sebesar satu ruangan yang besar. Di tahun 1949, majalah Popular Mechanics membuat sebuah prediksi bahwa ‘suatu hari , dia berkata komputer akan menjadi sangat kecil, dan akan memiliki berat kurang dari 1.5 ton’. Sekarang, chip komputer lebih kecil daripada apa yang telah dikatakannya. Pada 50-60 tahun selanjutnya, komputer telah mengubah banyak hal lebih dari apa yang telah orang-orang pikirkan.

Permulaan Komputer

Untuk ribuan tahun, manusia telah membutuhkan perhitungan. Keluarga-keluarga harus tahu berapa banyak hewan, berapa banyak makanan, dan berapa banyak tanah yang mereka punya. Informasi ini sangat penting ketika orang-orang ingin membeli dan menjual benda-benda, juga ketika orang-orang meninggal dan menikah. Ada begitu banyak cara untuk menghitung dan menuliskan angka-angka. Orang-orang Sumeria dulunya memilki 3 cara : satu untuk menghitung tanah, satu untuk buah-buahan dan sayur-sayuran, dan satu untuk hewan. Mereka dapat menghitung, tapi mereka tidak punya cara yang mudah untuk menghitung.

Pada sekitar 1900-an sampai 1800-an SM, orang-orang Babylonia menemukan sebuah cara baru untuk menghitung menggunakan place values. Ini berarti bahwa 2 benda menentukan ukuran sebuah angka. Ia adalah digit (angka dari 0-9), dan tempat satuan. Sampai sekarang, kita masih menggunakan place values untuk menghitung. Kita dapat menuliskan angka apapun dengan hanya menggunakan 10 digit. Contohnya, 134 berarti (1 x 100) + (3 x 10) + (4 x 1). Komputer juga menggunakan place values ketika melakukan perhitungan. Komputer hanya menggunakan 2 digit ( 1 dan 0 ). Contohnya, 11011 berarti 1 x 16, 1 x 8, 0 x 4, 1 x 2, dan 1 x 1 (=27). Tanpa menggunakan place values, perhitungan yang cepat dapat memungkinkan untuk dilakukan.

Antara 100 dan 500 SM, orang-orang Babylonia menemukan abacus  atau lebih dikenal dengan sempoa. Sempoa menggunakan batu-batu kecil yag diletakkan dalam sebuah baris. Setiap baris batu-batu menunjukkan place values  yang berbeda-beda. Untuk melakukan perhitungan, mereka memindahkan batu-batu dari baris satu ke baris yang lain. Nantinya , beberapa jenis sempoa yang berbeda-beda dibuat. Beberapa dari sempoa tersebut ada yang terbuat dari kayu dan menggunakan batu yang berwarna-warni. Sempoa dapat juga dikatakan ditemukan pertama kali di China, tapi tidak yang tahu kepastiannya.

Walaupun sempoa dapat sangat cepat melakukan perhitungan, itu bukanlah mesin sejati karena tidak bisa melakukan secara otomatis. Pada abad ke 17, orang-orang mulai membangun mesin penghitung. Di tahun 1642, seorang Matematikawan dari Prancis, Blaise Pascal membuat sebuah mesin aritmetika. Dia menggunakannya untuk menghitung uang. Selama 10 tahun berikutnya, Pascal telah membuat 50 mesin berikutnya.

Pada tahun 1670-an, Leibnitz dari Jerman melanjutkan pekerjaan Pascal dan membuat mesin yang lebih baik lagi. Mesin Leibnitz kemudian dikenal dengan nama Step Reckone. Mesin tersebut dapat melakukan perhitungan yang lebih sulit daripada yang dapat dilakukan mesin aritmetika milik Pascal. Menariknya, mesin Leibnitz hanya menggunakan 2 digit ( 0 dan 1 ) untuk perhitungannya, sama seperti perhitungan mesin modern!. Faktanya, mesin penghitung seperti step reckoner digunakan sampai 300 tahun berikutnya, sampai komputer yang murah mulai digunakan.

The Raven

In one afternoon, a black grandpa sat in the chair together with his son. His son has gotten the success, he’s been a management director in some company. It’s just a silly things for the son because the grandpa called him to accompany him for having the afternoon tea break. So the grandpa started the conversation by asking the report how was life for the son, because the son never called his grandpa for only saying get well soon or be careful or spirit!. The son only answered him just like good while he played his tablet.

His grandpa then saw a black bird passed by the house. He got little shock and called his son.

“My son, what is that?”

The son then looked at what his grandpa tried to appoint, and then he said

“That is the raven”

The grandpa nodded, then after some intervals, he asked again

“What is that my son?”

The son slowly answered it again

“That is the raven my dad, it’s only a bird that can pass by any house. That’s fine”

“I thought something will happen, so that’s the raven” The grandpa nodded again, now with his smile.

After some intervals, he asked again

“My son, what is that actually?”

The son now started to become fed up, so he answered with louder than before

“That is raven, one kind of bird that it would be fine if it across our house or even perch to our roof”

This cycle, ank and answer occured for almost 6 times, and at the sixth cycle, the son started to yell out at his grandpa

“THAT IS RAVEN MY DAD, HOW MANY TIMES I SHOULD SAY RAVEN AND IT WOULD BE FINE IF IT PASS BY OUR HOUSE”

The grandpa smiled, but some tears fell out from his eyes,

“I remembered the first time when you asked raven, the bird that passed by our house. And I remembered I never be bored for answering ‘what is that father?’ Because I know you were child. I know you supposed to be angry now, but remember! We are getting older and getting back like a child. So never be bored to take care for us. That’s why I call you here. I worried, your success is not as good as it should be if you don’t have the good character. Take care for us , my son. I put my trust on you!”***bintang

Istri yang Kuat (Cerpen)

Siang itu, seorang ayah pengusaha dan istrinya baru saja pulang dari menghadiri undangan pernikahan teman sang istri. Pesta pernikahan berlangsung sangat seru bagi sang istri karena banyak teman0teman lama yang dapat ia temui. Merasa sedikit bosan karena sang istri sedang asyik asyiknya bernostalgia, sang ayah lalu berusaha ke luar arena pesta untuk mencari beberapa makanan ringan. Sekembalinya dari suatu warung yang ia kunjungi, ia mendapati sang istri sedang asyik mengobrol dengan salah satu lelaki yang cukup ayah kenali. Ia menggaruk sikut kirinya, tanda ia sedang berpikir dan mengingat siapa lelaki yang ia lihat sedang mengobrol dengan istrinya itu. Tiba-tibasang ayah teringat bahwa lelaki itu adalah juru kayuh becak yang pernah mengantarnya sepulang dari pekerjaan karena motor sang ayah pernah rusak di tengah jalan dan sang ayah harus pulang dengan becak. Kembali pada kepulangan siang itu, sang ayah kemudian bertanya kepada sang istri sesampainya di rumah.

“Siapa lelaki yang tadi kau ajak bicara sebelum kita pulang” tanya sang ayah selagi ia melepas kemeja batiknya

“Dia itu teman SMA ku, kau mengenalnya?” tanya balik sang istri

“Ia pernah mengantarku pulang tempo lalu. Bukankah ia si pengayuh becak di Wijaya?”

“Iya, dia itu teman SMA ku. Dan kami pernah pacaran, namun putus saat aku harus melanjutkan kuliahku”

Sang suami terkejut, dia langsung menahan hanger di tangannya

“Untunglah kau tak menikah dengannya, kalau kau menikah dengannya kau akan menjadi istri pengayuh becak, bukan istri seorang pengusaha sukses” sombongnya kepada sang istri

Sang istri lalu tersenyum seraya melepaskan beberapa perhiasan di depan kacanya

“Sayang..kalau aku menikah dengannya dia yang akan menjadi seorang pengusaha sukses dan kau lah yang akan menjadi pengayuh becak”

Sang suami terkejut,sedikit mencerna beberapa perkataan yang terlontar dari istrinya.

“Banyak manusia yang menjadi sukses karena dukungan dari istrinya. Sebaliknya tidak sedikit juga yang hancur karena permpuan yang dinikahinya” sang istri langsung mengambil alih percakapan, dengan nada ustadzahnya.

“Selalu ada wanita yang kuat dibalik pria yang hebat. Janganlah pernah kau menyombong dengan apa yang kau miliki sekarang” sang istri kembali tersenyum.

Sang ayah sangat tahu senyuman itu, seketika ia langsung sadar bahwa selama ini, istrinya lah yang membantunya sampai ke puncak karirnya. ***

The Dirty Window

Onne day in a house,a couple of married was having a breakfast together in the family room. They enjoyed drinking the tea. But then suddenly, the wife saw something strange,in the back of window She said “is it our neighboor’s laundry? Seems so dirty and dull. Can they wash?”

The husband still drunk his tea, he just been silent. The breakfast over and didn’t discuss further about the neighboor’s laundry. Tomorrow morning, they had the breakfast again. This time, they were talking about the past story. Had much enjoy with that. But suddenly, the wife saw again in back of window, the laundry that seems tobe so dirty and dull.

“My husband, look at that. Do they need some teaching how to wash well? It is so dull and dirty. Thta’s not like our laundry. How lucky you are having me as your wife” the wife laughed whila she ate some breads,

The husband just smiled, he continued his breakfast. The wife felt like she was ignored by the husband. But well, nothing happened, only some smiles got out from them.

The next day, not like usully, the husband woke up earlier than the wife. The wife felt so surprised because usually she is the one who prepared the breakfast. But this time, she woke up and faced that the breakfast had been served on the table.

The husband then invited the wife to seat and having breakfast together.

The wife then tried to see in the back of the window, and she got now the cleanest laundry of her neighboor.

“My husband, now our neighboor can wash cleanly. Who did teach them?”

He then said

“This morning, I woke up earlier to clean up all the windows in our house. And what you can see now in the back of our window is not our neighboor’s dirty and dull laundry, but the our neighboor’s true,clean and white laundry. That’s not about our neighboor laundry, but that’s about our dirty window” he smiled while looked at his wife’s eyes.***bintang

Wartel Untuk Majikan (Cerpen)

Seorang anak kecil, berumur sekitar 15 tahun datang membuka jendela warung telepon sore itu. Salah seorang pemilik wartel sedikit terkejut melihat anak itu. Ia kemudian melanjutkan membaca koran di balik counter kacanya seraya menyimak apa yang akan sang anak bicarakan lewat telepon. Sang anak kemudian memasukkan beberapa koin dan langsung menghubungi sesorang. Saat telepon dijawab, sang anak kemudian langsung memberi salam perkenalan kepada seseorang diujung telpon itu, ialah seorang ibu. Sang anak kemudian berkata
“apakah anda membutuhkan pembantu di rumah anda untuk menyapu mengepel dan mengelap rumah anda?” tanya sang anak
Sang ibu kemudian menjawab ia sudah memiliki seorang pembantu yang sudah sangat baik bekerja dan ia tidak membutuhkan tambahan pembantu.
Pemilik wartel masih memperhatikan percakapn sang anak di balik korannya
“apakah anda membutuhkan pencuci baju untuk keluarga anda?” taya sang anak tidak menyerah
Sang ibu kemudian menjawab dengan ramah kembali bahwa ia sudah memiliki seorang pencuci baju yang sudah sangat baik bekerja dan ia tidak membutuhkan tambahan pencuci baju.
Sang pemiliki kali ini menurunkan sedikit korannya ke bawah hanya untuk melihat lebih jelas sang anak
“apakah anda membutuhkan pemotong rumput atau pengurus kebun yang anda miliki” sang anak kembali berusaha bertanya
Sang ibu lagi-lagi menjawab bahwa ia sudah memiliki seorang pemotong rumput dan pengurus kebun yang sudah sangat baik bekerja dan ia tidak membutuhkan tambahan pemotong rumput dan pengurus kebun.
Setelah jawabn itu, sang anak kemudian mengucapkan terima kasih dan mengakhiri percakapan teleponnya seraya hendak meninggalkan wartel itu. Pemilik wartel yang sedari tadi memerhatikan anak itu kemudian memanggilnya
“hai nak,,apa kau saat ini sangat membutuhkan pekerjaan. Mungkin kau bisa membantu kami di sini, aku menawarkanmu” tanya sang pemiliki dengan iba, hatinya terpanggil untuk melakukan kebaikan kepada anak itu.
Sang anak hanya tersenyum dan menjawab dengan santai
“Ibu yang ada di telepon tadi adalah majikanku, aku hanya ingin tahu bagaimana kinerjaku selama ini di rumah sang ibu. Apakah sudah sangat baik ataupun jauh dari itu, karena itu aku berpura-pura sebagai pencari pekerjaan. Aku hanya tidak ingin mengecewakan majikanku. Terima kaasih pak” sang anak langsung melambaikan tangannya dan keluar dari wartel itu. Pemilik wartel itu kemudian tertegun dengan koran yang masih ada dalam genggamannya.***bintang

Download Materi Belajar Biology IGCSE Chapter Human and Plant Reproduction

Human and Plant Reproduction Slide

What are you looking for? Biology Slide? This folder rar is actually for you, transferred directly from Bu Wiyah. Have it one for your files and study with it! Come to me if you want and Bring Flash Disk 😀

https://drive.google.com/file/d/0B9awY0WjaNToQ3AzUjA5akVXc2M/view?usp=sharing

Download for free! Explore more material lesson on my blog! *ab-x

Asteric AB Strip Ten

Asteric AB Strip Ten

Sepatu- Twitter Production 2015

Sepatu-Twitter Production 2015

Sepatu-Twitter Production 2015

“You’re the man that fullfilled your promisse”

Yes, that’s the word that’s been written on this short movie. This movie which tittled “Sepatu” tell us about the true story from one alumny in SMANSS. This alumny (lets call A-Man) was a man that ever broke the rule. But He admited it to his teacher, and do his consequences. Honest is the key that bring him now to a succes door that lead him to the true success.

This Film well actually the adaptation from Bu Sally’s Story in the dormitory life of SMAN Sumatera Selatan. This Film was produced by Twitter Production 2015 (X3 Class), acted by Lisma Diana as Bu Sally, Windo S as A-Man, and also edited by ABCD team. Made on Teacher’s Day in the previous month, this film was dedicated fully to all teacher over the world. Thank you for your fighting in education. Watch it, or just download. Have a Great Day! *AB-X

Asteric AB Strip Ten

Asteric AB Strip Ten